Monday, April 19, 2010

The Technology-Image Expectancy Gap. A New Theory of Public Relations

Saat terjadi serangan 9/11 orang-orang bertanya-tanya mengenao kemampuan teknologi sehingga menyebabkan serangan ini terjadi. Banyak orang mengharapkan sesuatu yang lebih lebih dari kemampuan teknologi itu sendiri. Teknologi berarti adalah image, pengaruh, ability. Bagi PR bagaimana public melihat organisasi.

a.       Expectancy Theory adalah dasar dari citra. Contoh baik atau tidak, masyarakat atau public menganggap karena ada teknologi otomatis akan baik. Bom JW Mariot, hotel bagus, orang pikir teknologi juga bagus ternyata bisa kebobolan juga. Model ini mengatakan bahwa jika pengharapan terlalu tinggi, justru kepuasan jadi hampir tidak mungkin dicapai. Pengharapan orang terlalu berlebihan kalau ada yang kurang otomatis ada tidak tercapai apa apa. Menemukan need/desire yang cocok penting karena kedua hal tersebut menandakan adanya pengharapan yang terbatas. (Contoh di model. Lb.1. hal 418). Masyarakat tidak mengharapkan hal yang unrealistic tapi puas. Produk dan servis yang disampaikan melalui teknologi {internet} akan meningkatkan pengharapan yang tak nyata karena teknologi itu sendiri, contoh : belanja online melihat barang dari foto bagus tapi setelah melihat secara langsung kecewa karena tidak sesuai yang terlihat di foto.

b.      Technology and Expectations adalah bagaimana teknologi menjadi tools. Organisasi harus tepat tanggap dan kompetitif, menjanjikan produk yang lebih baik, sebaik servis yang diberikan.

c.       Technology and Image, jika telah menggunakan teknologi sebagai salah satu tools, maka harus merawat webnya. Memberikan info yang menguatkan citra positif perusahaan, karena masyarakat atau public dapat mencari info dari tempat lain yang isinya bisa aja negatif. Perusahaan atau organisasi dapat menggunakan Search Engine Optimizetion (SEO). Selain itu perusahaan harus dapat mengecek berapa orang yang mengunjungi ke web.

·  The Role of The Internet,

·  Net Relations, Meningkatkan perkembangan teknologi perusahaan harus turut meningkatkan service, informasi, dengan produk, secara online. Net relations adalah management relationship between organisasi and all it is relevant publics through the use of the internet and web technology.

·  The Internet As a Symbolic Reality, Internet menjadi media panyampaian image perusahaan public berinteraksi kepada organisasi via web. PR harus aware terhadap website karena website berisi symbol-simbol untuk mempromote citra perusahaan. Contoh :  Indosiar.

d.      The Image of Technology, Image yang dilihat public jadi baik atau tidak dilihat dari teknologi karena apa yang di komunikasikan oleh perusahaan.

·  Impression Management Theory, Organisasi harus mengangkat isu penting ke net relationsnya. Memanipulasi informasi untuk mengontrol impressions public. Kalau bisa manage image ada create realistic perceptions dari orang itu sendiri.

e.       The technology- Image expectancy gap.

·  Technologi Based Expectancy Cyles

Masyarakat, media, dan individual menduga-mengekspetasikan- organisasi atau perusahaan dapat menciptakan produk yang 100% reliable, are never defective, and always safe. Hal ini dipengaruhi oleh berkembangnya teknologi sehingga tidak memungkinkan terjadi kesalahan.

·  Technology Can Create False Expectations

(16.2 hal 427) ada dua pengharapan, yakni teknologi dibicarakan di media maupun di masyarakat sehingga membentuk generalized sense, menciptakan sebuah ekspetasi tersendiri, yakni produknya lebih baik begitu juga servisnya. Namun hal ini berkaitan dengan teori media.

f.       Agenda Setting, media tells us not what to think, but but what to think about.

g.      Cultivation Effets, low media consumer akan memiliki unrealistic expectations sedangkan heavy consumer media akan memiliki ekspetasi yang biasa saja. Hal ini diakibakan heavy consumer media dapat memahami kekurangan dari teknologi karena mengikuti perkembangannya sedangkan low media tidak.

h.      Breaking The Technology Expectancy Cycle, Not use technology to promote the image of the organization.

i.        Testing Technology-Image Gap Theory

·  Teknologi fokus ke society

·  Kepuasan teknlogi itu sendiri terhadap society

·  Meningkatnya teknologi oleh media meningkatkan unrealistic expectations

·  Media fokus ke peningkatan teknologi, organisasi fokus ke peningkatan image building, image enhancing, & reputations management strategies.

·  Organisasi meningkatkan teknologi sbg image, juga meningkatkan kualitas.

·  Monitoring perceptions and expectations.

*buku menyusul

No comments:

Post a Comment