Monday, March 29, 2010

Dampak Pemberitaan

Berikut adalah tugas Online PR, mengamati pemberitaan selama lima hari, terkait dengan suatu perusahaan atau barnd tertentu. Saya mengambil contoh kampanye Green Peace, yang menentang 'penghancuran' hutan oleh Sinar Mas. Bagaimana dampak citra dan reputasi akibat pemberitaan media secara online, khususnya melalui blog.


PT Sinar Mas VS Green Peace 

Isu penghancuran hutan yang dilakukan oleh  suplier minyak kelapa sawit PT Sinar Mas menimbulkan polemik yang di kalangan masyarakat,khususnya bagi para aktivis lingkungan. Mengamati pemberitaan di media elektronik dan blog, kebanyakan menulis tentang pelanggaran lingkungan yang dilakukan oleh suplier minyak kelapa sawit PT Sinar Mas. Pemberitaan ini menimbulkan munculnya gerakan pemboikotan produk-produk dari perusahaan yang menjalin kerjasama dengan suplier minyak kelapa sawit PT Sinar Mas, salah satunya Nestle.

Dari pemberitaan isu penghancuran oleh suplier minyak kelapa sawit PT Sinar Mas sebenarnya telah dimulai sejak tanggal 20 Maret, namun saya mencoba mengamati sejak tanggal 25maret hingga 28 maret 2010. Pemberitaan pada tanggal 25 Maret hingga 28 Maret yang ditulis di beberapa media elektronik dan blog kesemuanya memberikan nilai negatif bagi suplier minyak kelapa sawit PT Sinar Mas. Inti dari pemberitaan tersebut adalah agar masyarakat tidak menggunakan produk Nestle, yang notabene bekerja sama dengan PT Sinar Mas. Meskipun sebenarnya kontrak kerjasama antara Nestle dan PT Sinar Mas telah diputus secara sepihak dan tidak diperpanjang. Namun begitu, hal ini tidak menyurutkan keinginan para aktivis Green Peace untuk mendorong masyarakat agar tidak menggunakan produk Nestle.

Jika dilihat lagi, tindakan Green Peace ini tidak hanya berkibat pada citra PT Sinar Mas, namun juga perusahaan yang bekerja sama dengan suplier minyak kelapa sawit tersebut. Imbasnya, masyarakat dan beberapa blogger menganggap bahwa isu penghancuran hutan yang dilakukan oleh PT Sinar Mas didukung juga oleh perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa banyak perusahaan memutuskan kontrak dengan PT Sinar Mas, salah satunya perusahaan multinasional Unilever.


No comments:

Post a Comment