Tuesday, April 28, 2009

Pengalaman dengan Teknologi

Nama : Delima Juni Hastuti
Nim : 07120110009
Prodi :Ilmu Komunikasi (PR)

Saya adalah lulusan dari Sekolah Menengah Atas yang lokasinya bisa dibilang perbatasan dengan Jakarta. Cileungsi, daerah kecil ini memiliki banyak keunikan. Sekolah saya ini entah kenapa terdiri dari murid-murid yang memiliki potensi yang bagus namun sayang tidak dapat memanfaatkannya, mungkin saya adalah salah satu diantaranya. Ada lumayan banyak murid di sekolah saya yang bisa dibilang Gaptek (gagap teknologi) dan ada juga yang belum memanfaatkan teknologi sebagaimana mestinya. Teknologi yang kami gunakan di sekolah sangat jauh berbeda dibandingkan dengan SMA lain yang mungkin lebih maju teknologinya. Di SMA dulu saya memiliki mata pelajaran yang wajib dari kelas satu SMA sampai saya lulus SMA yaitu Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mata pelajaran ini sedikit banyak mengajarkan saya tentang begitu banyak aneka jenis sesuatu yang berbeda terhadap komputer. Jujjur saja, saya tidak perlu menganggap penting sebuah teknologi. Bagi saya yang dulu belum mengenal betapa bermanfaatnya teknologi ini, asalkan dapat menggunakan Microsoft Office itu sudah cukup, tapi pandangan saya berubah ketika saya dihadapkan pada pilihan bahwa jika ingin eksis dalam sebuah komunitas maka saya harus berusaha sebisa mungkin agar dapat menguasai teknologi itu sendiri. Teknologi Komunikasi yang saya gunakan ketika saya di SMA jauh berbeda dengan yang sekarang yang saya gunakan di universitas, ada perbedaan spesifik mengenai teknologi yang saya gunakan tersebut.

Teknologi yang saya gunakan sekarang ini lebih memanfaatan teknologi itu sendiri untuk E-Learning daripada mencari hiburan semata. Ketika duduk di bangku SMA saya hanya menggunakan teknologi sebatas hiburan saja, seperti chatting, email, friendster. Saya jarang bahkan hampir tidak pernah menggunakan internet sebagai sarana pendidikan. Namun ketika saya memasuki bangku kuliah saya sadar bahwa teknologi itu penting, sangat penting bahkan, dimana teknologi dapat menyatukan segala macam jenis masalah menjadi satu dan dapat dengan mudah menyebarkannya. Seperti munculnya film-film baru, bencana alam, dsb.

Saya ingat betul ketika saya mendapat tugas akhir mata pelajaran Sosiologi, pada tugas akhir tersebut saya diharuskan membuat laporan penelitian tentang suatu masalah yang ingin saya teliti. Karena saat itu saya sedang terkagum-kagum melihat adanya kemajuan teknologi maka dengan percaya diri saya mengambil tema “Pengaruh Berkembangnya Dunia Internet Terhadap Peningkatan Ilmu Pengetahuan Siswa Siswi Kelas XI SMA Negeri 1 Cileungsi”, penelitian tersebut dapat saya selesaikan dalam waktu tiga bulan dan hasilnya sangat sesuai dengan apa yang saya pikirkan.

Hasil kuesioner yang saya sebarkan kepada 30 responden siswa siswi kelas XI menunjukan hasil yang sebenarnya tidak mengagetkan bagi anak SMA. Saya membagi hasil penelitian menjadi tiga :
1. Memanfaatkan teknologi sebagai ilmu
2. Memanfaatkan teknologi sebagai hiburan
3. Tidak menfaatkan sama sekali
Hasilnya 70% jatuh pada hasil penelitian kedua yaitu sebagai hiburan, 10% sebagai ilmu dan 20% tidak memanfaatkan atau bisa dibilang tidak mengetahui apa-apa.
Belum lagi ketika saya dihadapkan pada kemampuan berseni menggunakan Photoshop, wah itu sangat membuat saya bingung. Saya bahkan tidak mengerti bagaimana membuka lembar barunya. Kemudian tugas membuat website sekolah, itu hal yang sangat sulit. Saya tidak begitu memperhatikan apa yang diajarkan guru pada saya karna saya hanya menganggap penting Office sedang yang lain tidak pennting. Lalu kemudian saya berhasil membuat website saya sendiri dengan menggunakan Microsoft Publisher dan lagi-lagi saya gagal untuk bisa mempublishnya di dunia maya karna saya tidak mengerti bagaimana memulainya.


Ketika itu saya sadar, bahwa saya harus berubah dan mulai belajar lagi dari awal bahwa bukan hanya Office saja yang dipelajari namun juga teknologi yang berupa internet yang dapat menyampaikan informasi, dapat mengkomunikasikan apa yang saya pikirkan. Ini juga yang membuat saya tertarik kuliah di UMN, walau biaya kuliahnya mahal, saya berharap bahwa UMN benar-benar akan memeberikan yang terbaik bagi mahasiswa mahasiswinya.

Dosen : Ninok Leksono
MK : Pengantar Teknologi Multimedia

No comments:

Post a Comment